Gejala Mata Kering Saat Makeup? Ini Tips MUA Biar Riasan Tetap Flawless

Gejala Mata Kering Saat Makeup? Ini Tips MUA Biar Riasan Tetap Flawless

Bagi seorang Make Up Artist (MUA) profesional, merias wajah bukan sekadar mengaplikasikan foundation, eyeshadow, eyeliner, dan maskara. 

Kita juga perlu memperhatikan kondisi klien selama proses makeup berlangsung. Klien yang merasa nyaman akan lebih mudah mengikuti arahan, menjaga posisi wajah, membuka atau menutup mata pada saat yang tepat, dan menikmati proses transformasinya.

Area mata merupakan salah satu bagian yang membutuhkan ketelitian tinggi. Detail kecil pada alis, kelopak, garis mata, bulu mata, hingga sudut mata dapat menentukan keseimbangan seluruh tampilan.

Namun, proses ini dapat terganggu ketika mata klien terasa lelah, kering, sepet, perih, atau seperti kemasukan pasir.

Keluhan tersebut tidak selalu terlihat sejak awal. Ada klien yang baru mengatakannya ketika eyeshadow sedang dibaurkan atau bulu mata palsu akan dipasang. 

Ada pula yang terus berkedip, mengeluarkan air mata, atau sulit mempertahankan mata tetap tertutup karena rasa tidak nyaman. Karena itu, MUA perlu peka terhadap bahasa tubuh klien dan tidak memaksakan proses makeup.

Mata Kering Bisa Mengganggu Proses Riasan

Secara medis, gejala mata kering dapat terjadi ketika mata tidak menghasilkan air mata yang cukup atau ketika air mata menguap terlalu cepat. 

Gejalanya dapat berupa mata terasa berpasir, perih, gatal, merah, sensitif terhadap cahaya, pandangan kabur, atau justru lebih berair dari biasanya. Mata yang terasa lelah juga dapat menyertai keluhan tersebut.

Dalam kegiatan sehari-hari, mata kering dapat dipicu oleh penggunaan layar dalam waktu lama, ruangan ber-AC, udara berdebu, asap, angin, penggunaan lensa kontak, atau kebiasaan jarang berkedip saat sedang fokus. Kondisi-kondisi ini cukup sering dialami klien sebelum datang ke lokasi makeup.

Misalnya, klien baru menyelesaikan pekerjaan di depan laptop, menempuh perjalanan jauh, kurang tidur, atau sudah menggunakan lensa kontak sejak pagi. 

Bagi MUA, mata klien yang tidak nyaman dapat membuat aplikasi makeup menjadi kurang optimal. Klien mungkin berkedip terus-menerus ketika eyeliner diaplikasikan. 

Air mata yang keluar dapat membuat concealer, eyeshadow, atau maskara menjadi luntur. Rasa perih juga bisa bertambah jika klien sering mengucek mata. Selain merusak hasil riasan, kebiasaan mengucek mata dapat membuat area mata semakin teriritasi.

Sebagai MUA , terkadng harus peka ketika klien terlihat tidak nyaman sehingga harus menanyakan kondisinya, “Mbak, matanya terasa kurang nyaman?”

“Iya, agak sepet dan seperti berpasir.,” jawab klien

“Baik, kita istirahatkan dulu area matanya selama beberapa menit. Jangan dikucek matanya, ya.” Saran MUA

Dialog singkat tersebut menunjukkan bahwa MUA tidak harus langsung melanjutkan riasan. Berhenti beberapa menit merupakan keputusan profesional karena kenyamanan dan keamanan klien tetap menjadi prioritas.

Wajah yang dirias

Beri Waktu Mata untuk Beristirahat

Saat klien mengeluhkan mata kering ringan, langkah pertama adalah menghentikan sementara proses makeup di area mata. Minta klien memejamkan mata dengan santai, duduk dalam posisi nyaman, dan menghindari mengucek mata.

Arah hembusan AC atau kipas juga sebaiknya tidak langsung mengenai wajah karena udara kering dapat mempercepat penguapan air mata. Mengambil jeda dari layar dan lebih sering berkedip juga dapat membantu menjaga kelembapan permukaan mata.

MUA dapat menyarankan klien menggunakan tetes mata pelumas atau air mata buatan yang sesuai. Air mata buatan merupakan salah satu penanganan umum untuk membantu mengurangi gejala mata kering. Penggunaannya tetap harus mengikuti petunjuk pada kemasan atau anjuran tenaga kesehatan. 

Salah satu pilihan yang dapat disarankan adalah Insto Dry Eyes. Berdasarkan informasi resmi produknya, Insto Dry Eyes mengandung Hydroxypropyl Methylcellulose 3,0 mg yang memberikan efek pelumas seperti air mata serta membantu mengatasi gejala kekeringan dan iritasi akibat kurangnya produksi air mata.

Sebaiknya klien meneteskannya sendiri dengan tangan yang sudah bersih. Ujung botol tidak boleh menyentuh mata, bulu mata, kulit, atau alat makeup untuk menjaga kebersihan produk. 

Setelah digunakan, berikan waktu agar mata terasa lebih nyaman sebelum proses riasan dilanjutkan. Bila pandangan menjadi sedikit buram sesaat setelah menggunakan tetes mata, tunggu sampai penglihatan kembali jelas sebelum beraktivitas. 

Untuk klien yang menggunakan lensa kontak, lensa perlu dilepas saat Insto Dry Eyes digunakan. Informasi resmi produk menyebutkan bahwa lensa kontak dapat digunakan kembali minimal 15 menit setelah obat diteteskan. Produk juga tidak dianjurkan untuk digunakan secara rutin dalam jangka panjang tanpa arahan medis. 

Penyebab Mata SePeLe

Peran MUA Tetap Memiliki Batas

Sebagai MUA, kita dapat mengenali keluhan, menghentikan proses makeup, menjaga kebersihan alat, dan menyarankan langkah awal yang aman. Namun, MUA tidak bertugas mendiagnosis penyakit mata.

Bila mata klien sangat merah, terasa sangat sakit, mengalami penurunan penglihatan, sangat sensitif terhadap cahaya, mengeluarkan kotoran tidak normal, atau keluhannya tidak membaik, sebaiknya makeup di area mata dihentikan dan klien diarahkan berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan. Keluhan mata merah dan nyeri, terutama pada pengguna lensa kontak, memerlukan perhatian medis lebih cepat. 

Kebersihan juga tidak boleh ditawar. Gunakan aplikator sekali pakai untuk maskara, jangan mencelupkan kembali aplikator bekas ke dalam produk, bersihkan kuas secara rutin, dan hindari memakai kosmetik pada mata yang sedang mengalami iritasi berat. Sikap ini bukan hanya menjaga kualitas riasan, tetapi juga membangun kepercayaan klien terhadap profesionalisme MUA.

Mata Nyaman, Proses Makeup Lebih Maksimal

Hasil makeup yang cantik selalu dimulai dari kondisi klien yang nyaman. Ketika mata terasa sepet, perih, kering, atau seperti berpasir, jangan menganggapnya sebagai gangguan kecil yang harus ditahan sampai riasan selesai. Gunakan #InstoDryEyes untuk #BebasMataKering dan #MataSePeLeJanganSepelein.

Dengan memberi jeda, menjaga lingkungan tetap nyaman, dan menyarankan penggunaan Insto Dry Eyes sesuai aturan pakai, MUA dapat membantu klien kembali merasa nyaman sebelum melanjutkan riasan. Saat mata terasa lebih lembap dan rileks, proses aplikasi makeup pun menjadi lebih mudah, presisi, dan menyenangkan. 

Saatnya Lebih Peduli terhadap Kenyamanan Mata Klien

Sebelum memulai makeup, biasakan menanyakan kondisi mata klien dan siapkan langkah penanganan sederhana untuk keluhan mata kering. Sarankan klien membawa atau menggunakan Insto Dry Eyes sesuai petunjuk pada kemasan.

Karena makeup yang sempurna bukan hanya tentang hasil akhirnya, tetapi juga tentang pengalaman yang aman dan nyaman sejak awal hingga selesai. Bila keluhan mata menetap, semakin berat, atau disertai gangguan penglihatan, segera hentikan riasan mata dan konsultasikan kepada tenaga kesehatan.


Referensi ;

1. Dry Eyes. https://www.nhs.uk/symptoms/dry-eyes

2. Symptoms of Dry Eyes https://insto.co.id/produk/insto-dry-eyes "Insto Dry Eyes untuk Mengatasi Gejala Mata Kering"



Posting Komentar untuk "Gejala Mata Kering Saat Makeup? Ini Tips MUA Biar Riasan Tetap Flawless"